Assalamualaikum Wr. Wb
Huaa, lama yah ngga posting nih... Abis gimana, komputer di rumah lagi hang. Jadi ngga bisa ngetik deh. Ini aja maksa-maksa ngetik di warnet...
Hua, akhirnya setelah sebulan lebih menunggu dan menunggu, akhirnya pengumumannya datang juga. Hua.... Akhirnya lulus juga!!! Alhamdulillah... Puji syukur atas rahmat yang Allah berikan selama ini. Perjuanganku tidak sia-sia, ya Allah... Ternyata benar, segala sesuatu yang dilakukan dengan sungguh-sungguh, Insya Allah akan menuai hasil yang memuaskan. LULUS dengan NEM 48, yah walau jauh dari sebutan sempurna, tapi Alamdulillah, syukuri atas semua yang dianugrahkan Tuhan kepada kita... Insya Allah, Allah akan memberikan anugrah lain yang lebih besar. Jangan malah kita menjadi kufur nikmat yang akhirnya mendatangkan murka Allah kepada kita. Naudzubillah...
Sebelumnya, buat temen-temenku yang mungkin belum beruntung, percayalah, Allah akan selalu menyediakan hikmah dan jalan lain terhadap segala sesuatu yang menimpa pada hamba-Nya... Terus berjuang, jangan patah arang, yups...
Huaa, sekarang lagi sibuk-sibuknya mempersiapkan mau masuk kuliah. Huaa, semoga sukses juga.. Mau ngambil Akuntansi or Managemen, or Ekonomi Pembangunan. Kalau ngga di UNAIR yow di UNESA. Semoga berhasil, amin...
Beberapa minggu ini akhirnya hanya bisa bolak-balik Surabaya-Kediri. Yah, lumayan menyenangkan dan menyedihkan. Dulu sih waktu ikut PMDK UNAIR ngga terlalu berkesan, soalnya berangkatnya ama pakdhe. Bukannya ngga terima kasih or gimana lah, cuma berasa ada tanggungan aja. Walau sebenarnya yang terjadi, akulah yang menjadi tanggungannya. Hehehe... Ngga tau diri banget diriku ini...
Tapi suer deh, yang kedua ini aku berangkat sendiri, berasa lebih bebas! Tinggal membawa diri sendiri. Lebih banyak punya kenalan, temen yang baru-baru, dan lain-lain.. Bener2 bedha.. Kan mau daftar SNMPTN. Kemaren seharusnya sama orang naek motor. Eh, ngga jadi... Akhirnya yah naek KA sendirian.
Ada yang berkesan, pulangnya kan naek KA juga, jam terakhir tuh. setengah Lima sore... So pasti melalui perjalanan dalam gelapnya malam, dong... Melewati sawah-sawah terus, buk... Ealah, udah dapet gerbong yang penuh (karena ada satu gerbong paling belakang yang disewa rombongan, so pasti umpel-umpelan deh, gerbong selanjutnya!!),berdiri-diri, deket diesel lampu KA yang alamak brisiknya minta ampun, lha dhalah, tu diesel pake mati!! Jadi seluruh lampu di KA ikut mati!! Gelap-gelapan, bo'..... Duh, mau bilang ini menyedihkan, kok aku berasa biasa aja yah. Malah menyenangkan. Lumayan lama juga sih, tapi akhirnya bisa dibenerin juga. Setelah masih berdiri-diri, sambil sesekali nglesot di lantai kayak anak ilang, akhirnya di stasiun jombang tu rombongan turun juga. Ah, akhirnya bisa masuk ke gerbong paling belakang yang so pasti udah kosong. Alamak, sampe bisa buat tidur-tiduran!! Kenapa ngga dari tadi ajah?? Akhirnya bisa nyantai juga...
Duh, bener-bener pengalaman yang menyenangkan, berkesan, and so pasti, mau lagi... Dapet kenalan pula! Di KA juga dapet... Anak Jombang situ... En so pasti dari Surabaya juga...
Alamak!! Bener2 pingin nyoba lagi!!
Udah dulu yah, besok tanggal 30 Juni mau ke sby lagi buat ikut SNMPTN tanggal 1-2Juli... Do'anya semoga berhasil, yah...
Assalamualikum Wr. Wb
Kamis, 25 Juni 2009
Kamis, 21 Mei 2009
BINGUNG 2
Aku masih berdiri tegak di ujung tebing ini. Masih menanti semua adamu. Masih menunggu semua nyatamu. Aku tak pernah jengah ataupun lelah. Tak juga letih ataupun tertatih. Karena aku ingin semua adamu dan nyatamu ikut bersamaku. Menemaniku dalam mengusir semua kesedihan dan keputus asaanku. Karena aku yakin, hanya kamu yang bisa. Hanya kamu yang mampu melakukannya.
Aku masih berdiri tegak di tepi jurang yang menganga lebar. Jurang yang tak berdasar ataupun berakhir. Dalam bentangan deru badai yang tiada berhenti. Dan juga hempasan beliung yang seakan tak berujung. Karena aku masih setia menunggumu di sini. Melawan semua ketakutanku. Menghadapi semau kekhawatiranku. Ini semua masih untukmu. Semua masih karenamu…
Aku tak pernah berhenti berharap sekalipun kecewa. Tak juga berhenti mengejar sekalipun terjejar. Tak pernah berhenti menanti sekalipun tersakiti. Waraskah aku? Gilakah aku? Ah, siapa peduli! Yang ku tau hanya kamu… Itu saja, tak lain.
Aku masih terus berdiri tegak dalam setiap desahan nafas yang terletih. Dalam secucur tenaga yang terus terkikis. Di setiap deru semangat yang hampir habis. Tapi saat kembali aku mengeja namamu, semua itu kembali penuh.
Sekarang, hanya ini yang dapat kuterima? Sebuah ketakutan akan kehilanganmu. Tidakkah kau tau hanya itu yang dapat mengusik rasa ketakutanku? Ah, kau curang! Cinta yang suci memang tak mengenal kata menerima setelah memberi. Tetapi, inikah yang lebih pantas kurasakan setelah semua yang kulakukan? Ah, kau benar-benar curang!!
Cinta ini menang tak pernah terungkap. Hanya ada dalam hatiku. Hanya ada dalam benakku. Dalam setiap mimpi dan khayalanku. Tetapi… Ah, kau benar-benar…
Ah, akupun sadar, aku tak bisa begitu saja menyalahkanmu… Hanya satu yang kusesali, mengapa semua harus tumbuh begitu saja seperti ini. Tanpa bisa ku cegah lebih kuat. Tanpa pernah ku tahan dengan lebih paksa. Malah kubiarkan sedikit demi sedikit masuk dan mengakar kuat. Tumbuh selaksa pohon yang semakin lebat.
Ah, aku sadar ini salahku… Cinta memang suci dan tak pantas terkotori oleh cela dan nafsu. Tak juga bisa dinodai eleh… cinta yang sekarang tumbuh untukmu… Karena cinta ini memang sebuah cinta yang berkabut tabu… Tanpa kepastian. Tanpa harapan yang bisa membawa pada kebahagiaan. Tanpa tujuan yang bermuara kepada keberkatan. Akhirnya aku sadar, aku yang salah. Tetapi aku benar-benar tak bisa lagi mundur dan melupakannya begitu saja.
Dan akhirnya aku masih tetap berdiri tegar di sini. Menerjang dalam setiap kecemburuan yang datang tiba-tiba, sekaligus menikmatinya. Menghadang setiap inci kesakitan yang ikut terbawa, tapi juga tetap meresapinya. Ah, aku tak bisa lelah dan bosan begitu saja. Karena inilah resikoku… Yang tak bisa kubagi dan begitu saja kuakhiri…
Just For You, semoga kau bisa mengerti semua ini… But, aku tak terlalu berharap kau mengerti, karena aku semakin yakin kalau seorang sepertimu masih mempunyai hati. Ah, aku tak bisa terus-terusan menghujatmu. Bukan salahku kalau cinta ini hanya akan terus terpatri dalam hati. Bukannya aku tak berani mengungkapkannya, tetapi aku sadar kalau aku tak mungkin pernah bisa mendapatkanmu. Aku akan mencoba menerima takdir ini, bahwa aku hanya boleh memujamu, tanpa pernah bisa memilikimu…
Assalamualaikum Wr. Wb.
Tsaahaa!! Makin ngga jelas aja nih… But, biar deh… Masih tetap kecewa dan belom menemukan obatnya. So, inilah salah satu pelarianku… Hwehehehe… Alasan!!
Huah, aku rindu dengan rutinitas sekolahku. Masa-masa SMA ku seperti hilang! Yah, memang sudah hilang! Menunggu pengumuman UAN ini terasa begitu menjemukan!
Ah, aku benar-benar rindu sekolahku! Ah!!
Masa-masa pagi, siang waktu istirahat, sholat dhuhur berjamaah, les yang kadang-kadang suka bolos, sampe pulang yang kadang keujanan. Ah! Aku benar-benar rindu! Di rumah tanpa ada pekerjaan benar-benar menjemukan dan meruntuhkan semua mood baikku. Yang biasanya ada masalah dikit aja masih bisa biasa, eh, ini ada masalah dikit langsung kebawaan sensitive. Duh, kapan sih datangnya, dari kemaren sensitive terus!!! (???) Hwehehehe…
But, bener deh, menunggu dengan keadaan seperti ini begitu menjemukan! Waktu berjalan begitu lambat! Mana ngga jadi liburan lagi gara-gara paginya masih harus les. But, Cuma 2 jam lesnya, buk… Sisanya?? Mungkin bisa liburan, but, tetep abis pengumuman. Hallah, sama aja. Malah waktu kayak gitu biasanya lebih sibuk. Lha ini, waktu nganggur yang banyak, coy… Ealah, malah ada les. Nanggung lagi, Cuma 2 jam!!
Dooh, siapa gitu yang lagi bangun rumah, manatau bisa ikut bantu… Hehehe… Bantu ngabisin jatah makan, maksudnya…
Dooh, aku benar-benar rindu masa sekolahku. Bener kata orang tua, kalau pas sekolah aja pengen libur terus, begitu libur kayak gini, eh, kepingin masuk! Ah, aku benar-benar rindu kepingin masuk sekolah lagi…. Huahuahua…
Ah, ngapain nih kalau kayak gini? Mana masih 3 minggu lebih, lagi… Huuh, jangan salahkan aku kalau akhirnya isi blog hanya keluhan aja seperti ini. Benar-benar yah, waktu sekolah bisa menggali inspirasi deh.. Kalau kayak gini, kok berasa males terus yah???
Ngecek friendster aja deh… Bagi yang mau add, boleh atuh mang… Add aja… Alamatnya: atau pingin buka-buka ajah? Buka aja di www.friendster.com/cheeseburgerq
Huh, aku benar-benar mengidap kejemuhan dan kebosanan stadium PARAH!!!
Aku masih berdiri tegak di tepi jurang yang menganga lebar. Jurang yang tak berdasar ataupun berakhir. Dalam bentangan deru badai yang tiada berhenti. Dan juga hempasan beliung yang seakan tak berujung. Karena aku masih setia menunggumu di sini. Melawan semua ketakutanku. Menghadapi semau kekhawatiranku. Ini semua masih untukmu. Semua masih karenamu…
Aku tak pernah berhenti berharap sekalipun kecewa. Tak juga berhenti mengejar sekalipun terjejar. Tak pernah berhenti menanti sekalipun tersakiti. Waraskah aku? Gilakah aku? Ah, siapa peduli! Yang ku tau hanya kamu… Itu saja, tak lain.
Aku masih terus berdiri tegak dalam setiap desahan nafas yang terletih. Dalam secucur tenaga yang terus terkikis. Di setiap deru semangat yang hampir habis. Tapi saat kembali aku mengeja namamu, semua itu kembali penuh.
Sekarang, hanya ini yang dapat kuterima? Sebuah ketakutan akan kehilanganmu. Tidakkah kau tau hanya itu yang dapat mengusik rasa ketakutanku? Ah, kau curang! Cinta yang suci memang tak mengenal kata menerima setelah memberi. Tetapi, inikah yang lebih pantas kurasakan setelah semua yang kulakukan? Ah, kau benar-benar curang!!
Cinta ini menang tak pernah terungkap. Hanya ada dalam hatiku. Hanya ada dalam benakku. Dalam setiap mimpi dan khayalanku. Tetapi… Ah, kau benar-benar…
Ah, akupun sadar, aku tak bisa begitu saja menyalahkanmu… Hanya satu yang kusesali, mengapa semua harus tumbuh begitu saja seperti ini. Tanpa bisa ku cegah lebih kuat. Tanpa pernah ku tahan dengan lebih paksa. Malah kubiarkan sedikit demi sedikit masuk dan mengakar kuat. Tumbuh selaksa pohon yang semakin lebat.
Ah, aku sadar ini salahku… Cinta memang suci dan tak pantas terkotori oleh cela dan nafsu. Tak juga bisa dinodai eleh… cinta yang sekarang tumbuh untukmu… Karena cinta ini memang sebuah cinta yang berkabut tabu… Tanpa kepastian. Tanpa harapan yang bisa membawa pada kebahagiaan. Tanpa tujuan yang bermuara kepada keberkatan. Akhirnya aku sadar, aku yang salah. Tetapi aku benar-benar tak bisa lagi mundur dan melupakannya begitu saja.
Dan akhirnya aku masih tetap berdiri tegar di sini. Menerjang dalam setiap kecemburuan yang datang tiba-tiba, sekaligus menikmatinya. Menghadang setiap inci kesakitan yang ikut terbawa, tapi juga tetap meresapinya. Ah, aku tak bisa lelah dan bosan begitu saja. Karena inilah resikoku… Yang tak bisa kubagi dan begitu saja kuakhiri…
Just For You, semoga kau bisa mengerti semua ini… But, aku tak terlalu berharap kau mengerti, karena aku semakin yakin kalau seorang sepertimu masih mempunyai hati. Ah, aku tak bisa terus-terusan menghujatmu. Bukan salahku kalau cinta ini hanya akan terus terpatri dalam hati. Bukannya aku tak berani mengungkapkannya, tetapi aku sadar kalau aku tak mungkin pernah bisa mendapatkanmu. Aku akan mencoba menerima takdir ini, bahwa aku hanya boleh memujamu, tanpa pernah bisa memilikimu…
Assalamualaikum Wr. Wb.
Tsaahaa!! Makin ngga jelas aja nih… But, biar deh… Masih tetap kecewa dan belom menemukan obatnya. So, inilah salah satu pelarianku… Hwehehehe… Alasan!!
Huah, aku rindu dengan rutinitas sekolahku. Masa-masa SMA ku seperti hilang! Yah, memang sudah hilang! Menunggu pengumuman UAN ini terasa begitu menjemukan!
Ah, aku benar-benar rindu sekolahku! Ah!!
Masa-masa pagi, siang waktu istirahat, sholat dhuhur berjamaah, les yang kadang-kadang suka bolos, sampe pulang yang kadang keujanan. Ah! Aku benar-benar rindu! Di rumah tanpa ada pekerjaan benar-benar menjemukan dan meruntuhkan semua mood baikku. Yang biasanya ada masalah dikit aja masih bisa biasa, eh, ini ada masalah dikit langsung kebawaan sensitive. Duh, kapan sih datangnya, dari kemaren sensitive terus!!! (???) Hwehehehe…
But, bener deh, menunggu dengan keadaan seperti ini begitu menjemukan! Waktu berjalan begitu lambat! Mana ngga jadi liburan lagi gara-gara paginya masih harus les. But, Cuma 2 jam lesnya, buk… Sisanya?? Mungkin bisa liburan, but, tetep abis pengumuman. Hallah, sama aja. Malah waktu kayak gitu biasanya lebih sibuk. Lha ini, waktu nganggur yang banyak, coy… Ealah, malah ada les. Nanggung lagi, Cuma 2 jam!!
Dooh, siapa gitu yang lagi bangun rumah, manatau bisa ikut bantu… Hehehe… Bantu ngabisin jatah makan, maksudnya…
Dooh, aku benar-benar rindu masa sekolahku. Bener kata orang tua, kalau pas sekolah aja pengen libur terus, begitu libur kayak gini, eh, kepingin masuk! Ah, aku benar-benar rindu kepingin masuk sekolah lagi…. Huahuahua…
Ah, ngapain nih kalau kayak gini? Mana masih 3 minggu lebih, lagi… Huuh, jangan salahkan aku kalau akhirnya isi blog hanya keluhan aja seperti ini. Benar-benar yah, waktu sekolah bisa menggali inspirasi deh.. Kalau kayak gini, kok berasa males terus yah???
Ngecek friendster aja deh… Bagi yang mau add, boleh atuh mang… Add aja… Alamatnya: atau pingin buka-buka ajah? Buka aja di www.friendster.com/cheeseburgerq
Huh, aku benar-benar mengidap kejemuhan dan kebosanan stadium PARAH!!!
Selasa, 19 Mei 2009
PUSING....!!! BANGET........
Assalamualaikum Wr. Wb
Rembulan Malam
Dirimu bagaikan rembulan…
Dimalam yang sepi purnama bersinar
Menerangi hati….
Aku damba engkau bersemayam di hati…
Walau dalam mimpi……
Tetapi mungkinkah…
Rembulan malam…
Berpijak di bumi berdebu….
Sungguh diriku tak kuasa….
Menahan gejolak di hatiku….
Yang semakin lama….
Semakin menjadi….
Begitu ingin kusampaikan….
Rasa cinta ini yang mendalam….
Tetapi tak mampu…
Bibirku berkata….
Mengharap kasih yang tak sampai….
Duh, mellow banget sih ini lagu… Ngga nahanin deh… Membuat hatiku yang sendu semakin membiru (Tsaahhh!!!).
O-M-G, sampai segitunya yah kalau merasakan cinta yang emang bener-bener dalam en merasa kalau cintanya ngga mungkin kesampaian? Berasa aneh aja, denger lirik kayak gitu… But, tetep menikmati… Kok berasa mengalami pro-kontra lagi yah… Di lirik bilang gitu… But, banyak kan orang bilang, ngga ada yang ngga mungkin di dunia ini… Bahkan ada yang bilang, tidak mungkin hanya ada dalam kamus para pecundang! Nah lho?? But, perhatikan deh liriknya baik-baik… Bukan endingnya, but pas perumpamaannya… “Tetapi mungkinkah? Rembulan malam… Berpijak di bumi berdebu….”
Kalau di nalar sih, jangankan berdebu, yang kinclong en bersih bersinar Sunlight aja ngga bakal mungkin… But, di sini yang dibicarakan tentang cinta lho… Love… En penyanyi tersebut sudah benar-benar merasa pupus banget harapannya… Duh, jadi pusing!!
Satu lagi nih…. Dinding Pemisah…
Air mataku kasih….
Menetes di pangkuanku….
Saat terakhir kita, bertemu di senja yang kelabu…
Kata isi hatiku…
Padamu di saat itu…
Sebagai bukti tanda kasih sayangku…
Kita telah berjumpa…
Namun akhirnya pun terpisah…
Semua kusadari kau tak kan kumiliki…
Antara kita berdua…
Terhalang dinding pemisah…
Yang tak mungkin dilalui, walaupun sampai di akhir nanti…
Di malam dingin ini…
Ku duduk seorang diri…
Terdengar sayup alunan, lembut nada sebuah melodi…
Teringat aku akan…
Suatu memori indah…
Yang akan selalu ku ingat sampai mati…
Kalau ku tau begini…
Tak ingin bercinta lagi…
Yang membuatku hidup di dalam illusi…
Biarlah semua berlalu…
Dalam bayangan kelabu…
Hanyalah satu yang pasti…
Cintaku akan tetap abadi…
Hu…hu…hu… Nambah mellow deh… Bener-bener sampai segitunya yah kalau cinta lagi merasuk di jiwa…?? Tauk deh… Ah, bingung nih mau ngomong apa… Cuma, dari kemaren, dua lagu itu kok berasa nyantol banget yah di hati… Cinta yang ngga sampai… Cinta yang kayaknya ngga mungkin dapat di capai… O-M-G, emang ada??? Ah, semua kan sudah ada yang menggariskan… Yang ngga mungkin bisa jadi mungkin saat Tuhan memang sudah menentukan…
Tuh lirik lagu yang terlalu hiperbola… Memellow-mellowkan hati yang sudah mellow (struktur kata yang benar-benar salah, so, jangan sampai ditiru!!)… But, aku kok benar-benar sedikit terinspiratif yah ama lirik tersebut… Kayak ngalaminnya sendiri… Ah, masyak sih?? Ah, tauk deh…
Hayal dan rinduku kian menyatu…
Dalam cinta yang berkabut tabu…
Walau ku tak dapat memilikimu…
Cukup sudah memandang wajahmu…
Huah! Huh, gilingan banget sih ini lagu… Bikin akika tinta mawar mekong… Bikin capcus metong aja deh… Huh, polo aja ah… (Bingung kan lo? Aku aja bingung juga lagi ngedumel apa…!!)
Assalamualaikum Wr. Wb.
NB: Posting yang berasa ngga menentu banget yups? Emang bener-bener ngga tentu!! Hwehehehe… inilah salah satu tulisan yang ngga berstruktur dan berkonsep… Maaf yah, emang dari kemaren lagi agak down aja hatinya… Jadi yah, mau mengeluarkan uneg-uneg aja… Dan beginilah yang tercipta… Maaf… Sekali lagi maaf…
Rembulan Malam
Dirimu bagaikan rembulan…
Dimalam yang sepi purnama bersinar
Menerangi hati….
Aku damba engkau bersemayam di hati…
Walau dalam mimpi……
Tetapi mungkinkah…
Rembulan malam…
Berpijak di bumi berdebu….
Sungguh diriku tak kuasa….
Menahan gejolak di hatiku….
Yang semakin lama….
Semakin menjadi….
Begitu ingin kusampaikan….
Rasa cinta ini yang mendalam….
Tetapi tak mampu…
Bibirku berkata….
Mengharap kasih yang tak sampai….
Duh, mellow banget sih ini lagu… Ngga nahanin deh… Membuat hatiku yang sendu semakin membiru (Tsaahhh!!!).
O-M-G, sampai segitunya yah kalau merasakan cinta yang emang bener-bener dalam en merasa kalau cintanya ngga mungkin kesampaian? Berasa aneh aja, denger lirik kayak gitu… But, tetep menikmati… Kok berasa mengalami pro-kontra lagi yah… Di lirik bilang gitu… But, banyak kan orang bilang, ngga ada yang ngga mungkin di dunia ini… Bahkan ada yang bilang, tidak mungkin hanya ada dalam kamus para pecundang! Nah lho?? But, perhatikan deh liriknya baik-baik… Bukan endingnya, but pas perumpamaannya… “Tetapi mungkinkah? Rembulan malam… Berpijak di bumi berdebu….”
Kalau di nalar sih, jangankan berdebu, yang kinclong en bersih bersinar Sunlight aja ngga bakal mungkin… But, di sini yang dibicarakan tentang cinta lho… Love… En penyanyi tersebut sudah benar-benar merasa pupus banget harapannya… Duh, jadi pusing!!
Satu lagi nih…. Dinding Pemisah…
Air mataku kasih….
Menetes di pangkuanku….
Saat terakhir kita, bertemu di senja yang kelabu…
Kata isi hatiku…
Padamu di saat itu…
Sebagai bukti tanda kasih sayangku…
Kita telah berjumpa…
Namun akhirnya pun terpisah…
Semua kusadari kau tak kan kumiliki…
Antara kita berdua…
Terhalang dinding pemisah…
Yang tak mungkin dilalui, walaupun sampai di akhir nanti…
Di malam dingin ini…
Ku duduk seorang diri…
Terdengar sayup alunan, lembut nada sebuah melodi…
Teringat aku akan…
Suatu memori indah…
Yang akan selalu ku ingat sampai mati…
Kalau ku tau begini…
Tak ingin bercinta lagi…
Yang membuatku hidup di dalam illusi…
Biarlah semua berlalu…
Dalam bayangan kelabu…
Hanyalah satu yang pasti…
Cintaku akan tetap abadi…
Hu…hu…hu… Nambah mellow deh… Bener-bener sampai segitunya yah kalau cinta lagi merasuk di jiwa…?? Tauk deh… Ah, bingung nih mau ngomong apa… Cuma, dari kemaren, dua lagu itu kok berasa nyantol banget yah di hati… Cinta yang ngga sampai… Cinta yang kayaknya ngga mungkin dapat di capai… O-M-G, emang ada??? Ah, semua kan sudah ada yang menggariskan… Yang ngga mungkin bisa jadi mungkin saat Tuhan memang sudah menentukan…
Tuh lirik lagu yang terlalu hiperbola… Memellow-mellowkan hati yang sudah mellow (struktur kata yang benar-benar salah, so, jangan sampai ditiru!!)… But, aku kok benar-benar sedikit terinspiratif yah ama lirik tersebut… Kayak ngalaminnya sendiri… Ah, masyak sih?? Ah, tauk deh…
Hayal dan rinduku kian menyatu…
Dalam cinta yang berkabut tabu…
Walau ku tak dapat memilikimu…
Cukup sudah memandang wajahmu…
Huah! Huh, gilingan banget sih ini lagu… Bikin akika tinta mawar mekong… Bikin capcus metong aja deh… Huh, polo aja ah… (Bingung kan lo? Aku aja bingung juga lagi ngedumel apa…!!)
Assalamualaikum Wr. Wb.
NB: Posting yang berasa ngga menentu banget yups? Emang bener-bener ngga tentu!! Hwehehehe… inilah salah satu tulisan yang ngga berstruktur dan berkonsep… Maaf yah, emang dari kemaren lagi agak down aja hatinya… Jadi yah, mau mengeluarkan uneg-uneg aja… Dan beginilah yang tercipta… Maaf… Sekali lagi maaf…
Selasa, 12 Mei 2009
BENAR-BENAR MINGGU YANG MENJEMUKAN!!
Assalamualaikum Wr. Wb
Huah, lega…. Semuanya udah selesai…. Tinggal nunggu pengumuman ajah!! Huah…. Nyantai ah… But, lama-lama kok bosan yah?? Pertanyaanku, apa yang harus aku lakukan untuk menghabiskan waktu beberapa minggu ini yang kayaknya bener-bener ngga ada kerjaan… Aha, kenapa ngga main film aja yah?? Atau nerusin sinetron strippingku yang ketunda kemaren… (Jawaban ngasal dan ngga berbobot… Penuh kepalsuan dan kemunafikan, pula!!). Aha, ini yang bener! Liburan gini huwenaknya……………. Ngapain yah?? Lama-lama bosan.. Mau ke sana, paling Cuma kongkow-kongkow aja. Mau ke situ, takut di uber-uber tukang kredit, mau ke sono, aduh, ngga ada ongkos…. So, bener-bener merasakan hidup yang nelangsa dan tragis… Oke, sedikit hiperbola dikit boleh lah…. Paling-paling juga larinya ikut Bimbel lagi, bimbel lagi… Yah buat apa lagi kalau ngga buat membantu ujian SNMPTN… But, tetep aja, itu juga paling Cuma 2 jm sehari…. Terus jam-jam lainnya??! Tetep Bosan kan???
Seperti sabtu kemaren… Bener-bener apes deh… Pagi ada jalan santai… Aku kira bakal seneng-seneng atau paling ngga happy dikit lah… Eeaalah, biasa aja..! Ngga menghibur! Cuma dapet capek!! Bukan hari baikku… Ngga dapat keberuntungan seperti lamunanku saat malam sebelumnya. Temen-temenku banyak yang ngga datang termasuk ‘dia’…. Ehm… Ehm… Sapa nih?? Maksudku gantungan kunci berbentuk monyet di tas temenku.. Kalau temenku ngga datang, so pasti itu gantungan kunci ngga ada juga kan?? Hwehehehe… But, ada lah…. “Someone”…
Eh, berasa munafik yah? Kemaren ngasih komentar di blog Bu Nurul tentang Jomblo bilang setuju-setuju dan hayuk-hayuk aja… Sekarang???
Eh, eh, jangan salah paham…. Biasa aja kok… Kebetulan dia punya utang ama aku… So, dengan ngga keadaanya dia, jadi bikin kecewa dung… Hehehe…
But, bener deh… Sabtu kemaren kayaknya bener-bener kecewa banget… Berasa punya perasaan yang ngga nyaman banget… Entah terbawa perasaan kecewa pas siangnya, atau hal yang lainnya… Tiba-tiba keingetan ama kedua orang tua yang jauh di sana, trus nangis… (Oke, untuk nangis, ini hanya bohong. Hehe..) Belum lagi dari sore turun ujan! Pake mati lampu segala lagi nyampe jam 8 lebih! Perut kerocongan, mau makan, takut salah nyuapin ke idung… Akhirnya pake redup-redup dari lilin gitu deh… Oh, so sweet, berasa Candle Light Dinner…. Candle Light Dinner apaan? Candle Light-Lightan, iyahh!!! Lha wong ngga ada pasangannya kok… Paling menthok akhirnya suap-suapan ama kulkas!!
Belum lagi malamnya… Ngga bisa tidur, buk….. Biasanya tidur jam sembilan pas, eh, ini gara-gara ngalamin susah tidur, akhirnya baru bisa ngorok jam 9 lebih 3 menit!! Hwehe.. Maaf, maksudku kemaren malam tuh sampe jam 1 lebih… So, minggu paginya harus merelakan diri bangun sambil liat mata di cermin semakin menyipit. Benar-benar rekor yang patut untuk dibanggakan!! Oh, semoga tak terulang lagi….
Udah dulu yah, gara-gara kemaren-kemaren kecewa, sekarang aku boleh dung gembira dikit… Makan bakso di tempat favorit bakal jadi obat yang paling mujarab… Oke, sekian dulu… Ngga perlu kasih komentar… Ini adalah salah satu tulisanku yang ngga berbobot (Emang pernah bikin tulisan berbobot?? Kayaknya engga deh… Hwehehehe…)
See You Next Time…
Assalamualaikum Wr. wb
Huah, lega…. Semuanya udah selesai…. Tinggal nunggu pengumuman ajah!! Huah…. Nyantai ah… But, lama-lama kok bosan yah?? Pertanyaanku, apa yang harus aku lakukan untuk menghabiskan waktu beberapa minggu ini yang kayaknya bener-bener ngga ada kerjaan… Aha, kenapa ngga main film aja yah?? Atau nerusin sinetron strippingku yang ketunda kemaren… (Jawaban ngasal dan ngga berbobot… Penuh kepalsuan dan kemunafikan, pula!!). Aha, ini yang bener! Liburan gini huwenaknya……………. Ngapain yah?? Lama-lama bosan.. Mau ke sana, paling Cuma kongkow-kongkow aja. Mau ke situ, takut di uber-uber tukang kredit, mau ke sono, aduh, ngga ada ongkos…. So, bener-bener merasakan hidup yang nelangsa dan tragis… Oke, sedikit hiperbola dikit boleh lah…. Paling-paling juga larinya ikut Bimbel lagi, bimbel lagi… Yah buat apa lagi kalau ngga buat membantu ujian SNMPTN… But, tetep aja, itu juga paling Cuma 2 jm sehari…. Terus jam-jam lainnya??! Tetep Bosan kan???
Seperti sabtu kemaren… Bener-bener apes deh… Pagi ada jalan santai… Aku kira bakal seneng-seneng atau paling ngga happy dikit lah… Eeaalah, biasa aja..! Ngga menghibur! Cuma dapet capek!! Bukan hari baikku… Ngga dapat keberuntungan seperti lamunanku saat malam sebelumnya. Temen-temenku banyak yang ngga datang termasuk ‘dia’…. Ehm… Ehm… Sapa nih?? Maksudku gantungan kunci berbentuk monyet di tas temenku.. Kalau temenku ngga datang, so pasti itu gantungan kunci ngga ada juga kan?? Hwehehehe… But, ada lah…. “Someone”…
Eh, berasa munafik yah? Kemaren ngasih komentar di blog Bu Nurul tentang Jomblo bilang setuju-setuju dan hayuk-hayuk aja… Sekarang???
Eh, eh, jangan salah paham…. Biasa aja kok… Kebetulan dia punya utang ama aku… So, dengan ngga keadaanya dia, jadi bikin kecewa dung… Hehehe…
But, bener deh… Sabtu kemaren kayaknya bener-bener kecewa banget… Berasa punya perasaan yang ngga nyaman banget… Entah terbawa perasaan kecewa pas siangnya, atau hal yang lainnya… Tiba-tiba keingetan ama kedua orang tua yang jauh di sana, trus nangis… (Oke, untuk nangis, ini hanya bohong. Hehe..) Belum lagi dari sore turun ujan! Pake mati lampu segala lagi nyampe jam 8 lebih! Perut kerocongan, mau makan, takut salah nyuapin ke idung… Akhirnya pake redup-redup dari lilin gitu deh… Oh, so sweet, berasa Candle Light Dinner…. Candle Light Dinner apaan? Candle Light-Lightan, iyahh!!! Lha wong ngga ada pasangannya kok… Paling menthok akhirnya suap-suapan ama kulkas!!
Belum lagi malamnya… Ngga bisa tidur, buk….. Biasanya tidur jam sembilan pas, eh, ini gara-gara ngalamin susah tidur, akhirnya baru bisa ngorok jam 9 lebih 3 menit!! Hwehe.. Maaf, maksudku kemaren malam tuh sampe jam 1 lebih… So, minggu paginya harus merelakan diri bangun sambil liat mata di cermin semakin menyipit. Benar-benar rekor yang patut untuk dibanggakan!! Oh, semoga tak terulang lagi….
Udah dulu yah, gara-gara kemaren-kemaren kecewa, sekarang aku boleh dung gembira dikit… Makan bakso di tempat favorit bakal jadi obat yang paling mujarab… Oke, sekian dulu… Ngga perlu kasih komentar… Ini adalah salah satu tulisanku yang ngga berbobot (Emang pernah bikin tulisan berbobot?? Kayaknya engga deh… Hwehehehe…)
See You Next Time…
Assalamualaikum Wr. wb
MENULIS?? ITU ASYIK, LHO....
Assalamualaikum, semuanya….
Cieilleeehhh, kayak anak TK aja pake “semuanya” segala… Biar deh… Eng, aku tadi mau nulis apa yah?
Eh iya, curhat dikit aja deh… Kemarin baru aja mosting tentang pentingnya menulis apapun, masak ngga dilakoni sendiri… Malu atuh mang… But, inilah buktinya.. Hal yang ngga penting kayak gini aja bisa menjadi tulisan (walau ngga berbobot dan maybe ngga menguntungkan buat yang baca), apalagi yang benar-benar berbobot kayak artikel, cerpen, puisi, dan lain-lain… Ngga usah malu… Kalau misalnya belum berani membuka untuk umum, kayak di blog, di Agenda yang sifatnya privacy juga ngga apa-apa kok… Yang penting menulis… Ada tips-tipsnya nih supaya kita jadi hobby menulis:
• Selalu bawa catetan di manapun dan kapanpun.. Lagi di halte en lagi nunggu bis, eh, ada kejadian lucu, tulis…. Lagi di bus en lagi ngga ada kerjaan, eh, ada tukang ngamen bagus, tulis… etc… Kayaknya mudah yah?? Ya emang mudah!! Yang biasa-biasa dulu aja deh.. Lama-lama pasti terasah… Ada satu kutukan, ehm, maksudku pepatah: “Lakukan langkah kecil untuk mendapatkan hal besar”. Bukannya sok mau menceramahi or pamer-pamer ilmu kayak orang yang udah berbakat aja, lho…! Secara pribadi sendiri juga dalam taraf belajar dalam hal tulis-menulis. But yang pasti, ini adalah hobbyku dari SD sampe sekarang… Walau mungkin ngga berarti, but, inilah aku… En rasanya, lega bener bisa melakukan hal yang disukai!!
• Sesuaikan dengan keadaan hati juga yah… Ini khusus untuk nulis-nulis semisal pusi en lirik-lirik lagu gitu… Semua harus jujur dan ngikutin hati… Lagi bahagia, tapi nulis puisi sedih. Hasilnya? NBN: Ngga Bakal Nyambung!!! Lagi sedih, nulis syair lagu bahagia. Hasilnya? Pembaca ngga bakal larut di dalamnya… Karena dengan kita ngikutin hati saat kita menulis sesuatu, hasilnya akan lebih bermakna, dan terasa dalam menyentuh hati para pembacanya. (Tsaahhh!!!) Aku sendiri belum pernah nyoba sih.. Ini juga aku dapat dari beberapa sumber buku… Dan kesimpulan dari beberapa buku tersebut: SAMA seperti yang tertera di atas..
• Mengerti situasi dan kondisi. Ini kalau kita jabarkan akan menjurus kepada 2 pemikiran.
Satu, situasi dan kondisi di sini maksudnya ya liat-liat lah… Misalnya, lagi ada repot di rumah atau waktunya ngerjain tugas-tugas rumah, eh, ini malah jejogrokan… Alesannya, lagi nulis…. Mau menyalurkan bakat dan hobby… Uuuhhh, klise banget… En yang pasti, itu adalah salah besar!! Ingat, SALAH BESAR! So, boleh deh dilakukan, but pada waktu dan keadaan yang tepat juga lah… Ya ngga?? Iya dunk…
Dua, situasi dan kondisi di sini maksudnya kita dituntut supaya lebih tau keadaan sekitar saat menulis. Lebih cermat gitu deh dalam mengamati keadaan yang akan menjadi objek tulisan yang akan kita buat. Ya ngga? Iya dunk…
Tuh, ada tipsnya juga kan? Liat deh, aku barusan juga nulis lho… Tau deh, penting atau ngga. Berbobot atau ngga. Berguna atau ngga. But, aku udah nulis kan?? Oh ya, satu lagi, bukan hanya menggambar dan melukis saja lho yang membutuhkan imajinasi. Menulis (khususnya cerpen dan novel) juga membutuhkan daya imajinasi yang liar dan terasah… Semakin terasah daya imajinasi kita, akan semakin berbobot pula tulisan yang kita ciptakan. Ngga usah dulu deh mikirin tentang EYD-EYDan… Itu penting sih, but yang harus kita dahulukan yah tentu saja tentang ketertarikan kita pada dunia tulis menulis. Itu kan bisa dipelajari dan diterapkan + dibiasakan belakangan. Aku sendiri juga belum terikat dengan aturan semacam itu. Malah kadang, ada tulisan “gini”, kelebihan huruf satu, jadi “gitu”… (???) Maksudnya, kadang dalam menulis sering kelebihan or kekurangan huruf, tanda baca kurang, spasi ngga diperhatikan, dll. But, ayo kita mulai belajar… Karena menulis itu cukup menarik, lho!!!
Media belajarnya?? Hohoho… Banyak lho sekolah-sekolah yang ada ekstrakulikuler dalam hal tulis-menulis. Yups, JOURNALISTIK!! Pasti kenal, kan? Bahkan sebenarnya dalam pelajaran Bahasa Indonesia kita sering diuji kemampuan dalam hal tulis menulis. Ada membuat cerpen lah, surat lamaran pekerjaan lah, berbagai paragraph deskripsi or narasi lah, dan lain sebagainya… Lewat itu semua, kita mulai bisa belajar..
Bahakan, di sekolahku pribadi, ekstrakulikuler Journalistik dibagi dalam beberapa subbab (buku kali, omm…). Ada yang suka jadi penyiar, ya ditempatkan khusus dalam Radio… Ada yang suka berpuisi, ditempatkan dalam Komunitas Pujangga Muda (KPM), atau ada yang suka tulis menulis cerpen, artikel, dll, yah ditempatkan di ruang khusus menangani majalah en madding… Dalam masalah beginian, bakat kita bisa kita asah di sini…
(BTW, aku taunya cuma ini thok. So, kalau semisal salah, en ada anak jurnalis yang baca blog ini, maaf yang sebesar-besarnya. But, kayaknya emang betul gini deh?? Ya ngga?? So, kalau salah, tinggalin komentar yups… Hehehe).
Gimana??? Mulai suka ama dunia tulis menulis? Harus dong… Dunia semakin berkembang tuh… Tentu membutuhkan generasi-generasi penerus yang dituntut untuk terus mengembangkan ilmu pengetahuan. Dan terus mengembangkan segala apapun yang berguna dan bermanfaat buat para masyarakat, remaja pada khususnya. Dan lewat buku, salah satunya… Kalau bicara buku, so pasti dung bicara soal menulis…. Ngga hanya terus ngomongin tempat spa yang bagus, padicure, manicure, wig yang lagi ngetren, model baju yang makin hari makin modis, potongan ala BCL yang bikin tampak lebih muda, etc… Kalau itu mah aku juga mau… Hwehehe… Maaf ngelantur… Hohoho… Udah dulu yah… Sekian yah…
Kemarin ada sepupuku yang buka blog ini. But, mau ngepostkan komentar ngga jadi. Akhirnya langsung tanya ke aku pas kemaren ketemu, kenapa backgroundnya bagus banget… Warna “Orange” dan ada burung terbang muter-muter. Pertama aku jawab serius soalnya yang kukira ditanyakan tentang background/ template ngambil di mana. Eh, malah ngasal… Kenapa burungnya terus terbang muter-muter. Apa ngga capek?? Dengan kesabaran yang terus terpatri di jiwa, akhirnya aku hanya bisa diam dan……GEPLAK!!! Tanya kok aneh-aneh… Akhirnya malah minta diajarin bikin blog. Katanya jadi ikut tertarik. Hwehehehe….
Udah dulu, Haik!! See You Next Time…
Assalamualaikum Wr. Wb.
Haik!!!
NB: Oh ya, jangan lupa kasih komen yah, haik!! Setuju atau tidak, pokoknya wajib kasih komen, haik!!!
Cieilleeehhh, kayak anak TK aja pake “semuanya” segala… Biar deh… Eng, aku tadi mau nulis apa yah?
Eh iya, curhat dikit aja deh… Kemarin baru aja mosting tentang pentingnya menulis apapun, masak ngga dilakoni sendiri… Malu atuh mang… But, inilah buktinya.. Hal yang ngga penting kayak gini aja bisa menjadi tulisan (walau ngga berbobot dan maybe ngga menguntungkan buat yang baca), apalagi yang benar-benar berbobot kayak artikel, cerpen, puisi, dan lain-lain… Ngga usah malu… Kalau misalnya belum berani membuka untuk umum, kayak di blog, di Agenda yang sifatnya privacy juga ngga apa-apa kok… Yang penting menulis… Ada tips-tipsnya nih supaya kita jadi hobby menulis:
• Selalu bawa catetan di manapun dan kapanpun.. Lagi di halte en lagi nunggu bis, eh, ada kejadian lucu, tulis…. Lagi di bus en lagi ngga ada kerjaan, eh, ada tukang ngamen bagus, tulis… etc… Kayaknya mudah yah?? Ya emang mudah!! Yang biasa-biasa dulu aja deh.. Lama-lama pasti terasah… Ada satu kutukan, ehm, maksudku pepatah: “Lakukan langkah kecil untuk mendapatkan hal besar”. Bukannya sok mau menceramahi or pamer-pamer ilmu kayak orang yang udah berbakat aja, lho…! Secara pribadi sendiri juga dalam taraf belajar dalam hal tulis-menulis. But yang pasti, ini adalah hobbyku dari SD sampe sekarang… Walau mungkin ngga berarti, but, inilah aku… En rasanya, lega bener bisa melakukan hal yang disukai!!
• Sesuaikan dengan keadaan hati juga yah… Ini khusus untuk nulis-nulis semisal pusi en lirik-lirik lagu gitu… Semua harus jujur dan ngikutin hati… Lagi bahagia, tapi nulis puisi sedih. Hasilnya? NBN: Ngga Bakal Nyambung!!! Lagi sedih, nulis syair lagu bahagia. Hasilnya? Pembaca ngga bakal larut di dalamnya… Karena dengan kita ngikutin hati saat kita menulis sesuatu, hasilnya akan lebih bermakna, dan terasa dalam menyentuh hati para pembacanya. (Tsaahhh!!!) Aku sendiri belum pernah nyoba sih.. Ini juga aku dapat dari beberapa sumber buku… Dan kesimpulan dari beberapa buku tersebut: SAMA seperti yang tertera di atas..
• Mengerti situasi dan kondisi. Ini kalau kita jabarkan akan menjurus kepada 2 pemikiran.
Satu, situasi dan kondisi di sini maksudnya ya liat-liat lah… Misalnya, lagi ada repot di rumah atau waktunya ngerjain tugas-tugas rumah, eh, ini malah jejogrokan… Alesannya, lagi nulis…. Mau menyalurkan bakat dan hobby… Uuuhhh, klise banget… En yang pasti, itu adalah salah besar!! Ingat, SALAH BESAR! So, boleh deh dilakukan, but pada waktu dan keadaan yang tepat juga lah… Ya ngga?? Iya dunk…
Dua, situasi dan kondisi di sini maksudnya kita dituntut supaya lebih tau keadaan sekitar saat menulis. Lebih cermat gitu deh dalam mengamati keadaan yang akan menjadi objek tulisan yang akan kita buat. Ya ngga? Iya dunk…
Tuh, ada tipsnya juga kan? Liat deh, aku barusan juga nulis lho… Tau deh, penting atau ngga. Berbobot atau ngga. Berguna atau ngga. But, aku udah nulis kan?? Oh ya, satu lagi, bukan hanya menggambar dan melukis saja lho yang membutuhkan imajinasi. Menulis (khususnya cerpen dan novel) juga membutuhkan daya imajinasi yang liar dan terasah… Semakin terasah daya imajinasi kita, akan semakin berbobot pula tulisan yang kita ciptakan. Ngga usah dulu deh mikirin tentang EYD-EYDan… Itu penting sih, but yang harus kita dahulukan yah tentu saja tentang ketertarikan kita pada dunia tulis menulis. Itu kan bisa dipelajari dan diterapkan + dibiasakan belakangan. Aku sendiri juga belum terikat dengan aturan semacam itu. Malah kadang, ada tulisan “gini”, kelebihan huruf satu, jadi “gitu”… (???) Maksudnya, kadang dalam menulis sering kelebihan or kekurangan huruf, tanda baca kurang, spasi ngga diperhatikan, dll. But, ayo kita mulai belajar… Karena menulis itu cukup menarik, lho!!!
Media belajarnya?? Hohoho… Banyak lho sekolah-sekolah yang ada ekstrakulikuler dalam hal tulis-menulis. Yups, JOURNALISTIK!! Pasti kenal, kan? Bahkan sebenarnya dalam pelajaran Bahasa Indonesia kita sering diuji kemampuan dalam hal tulis menulis. Ada membuat cerpen lah, surat lamaran pekerjaan lah, berbagai paragraph deskripsi or narasi lah, dan lain sebagainya… Lewat itu semua, kita mulai bisa belajar..
Bahakan, di sekolahku pribadi, ekstrakulikuler Journalistik dibagi dalam beberapa subbab (buku kali, omm…). Ada yang suka jadi penyiar, ya ditempatkan khusus dalam Radio… Ada yang suka berpuisi, ditempatkan dalam Komunitas Pujangga Muda (KPM), atau ada yang suka tulis menulis cerpen, artikel, dll, yah ditempatkan di ruang khusus menangani majalah en madding… Dalam masalah beginian, bakat kita bisa kita asah di sini…
(BTW, aku taunya cuma ini thok. So, kalau semisal salah, en ada anak jurnalis yang baca blog ini, maaf yang sebesar-besarnya. But, kayaknya emang betul gini deh?? Ya ngga?? So, kalau salah, tinggalin komentar yups… Hehehe).
Gimana??? Mulai suka ama dunia tulis menulis? Harus dong… Dunia semakin berkembang tuh… Tentu membutuhkan generasi-generasi penerus yang dituntut untuk terus mengembangkan ilmu pengetahuan. Dan terus mengembangkan segala apapun yang berguna dan bermanfaat buat para masyarakat, remaja pada khususnya. Dan lewat buku, salah satunya… Kalau bicara buku, so pasti dung bicara soal menulis…. Ngga hanya terus ngomongin tempat spa yang bagus, padicure, manicure, wig yang lagi ngetren, model baju yang makin hari makin modis, potongan ala BCL yang bikin tampak lebih muda, etc… Kalau itu mah aku juga mau… Hwehehe… Maaf ngelantur… Hohoho… Udah dulu yah… Sekian yah…
Kemarin ada sepupuku yang buka blog ini. But, mau ngepostkan komentar ngga jadi. Akhirnya langsung tanya ke aku pas kemaren ketemu, kenapa backgroundnya bagus banget… Warna “Orange” dan ada burung terbang muter-muter. Pertama aku jawab serius soalnya yang kukira ditanyakan tentang background/ template ngambil di mana. Eh, malah ngasal… Kenapa burungnya terus terbang muter-muter. Apa ngga capek?? Dengan kesabaran yang terus terpatri di jiwa, akhirnya aku hanya bisa diam dan……GEPLAK!!! Tanya kok aneh-aneh… Akhirnya malah minta diajarin bikin blog. Katanya jadi ikut tertarik. Hwehehehe….
Udah dulu, Haik!! See You Next Time…
Assalamualaikum Wr. Wb.
Haik!!!
NB: Oh ya, jangan lupa kasih komen yah, haik!! Setuju atau tidak, pokoknya wajib kasih komen, haik!!!
Minggu, 10 Mei 2009
COWOK? NULIS CURHAT DI DIARY? SIAPA TAKUUTTT...
Assalamualaikum… Wr. Wb.
Hai semua… Kita sedikit meng-klik sebuah artikel yuuk? Eh, artikel bukan sih namanya? Pokoknya yang membahas tentang sesuatu yang ingin dibahas gitu deh… En yang pastinya berhubungan dengan judul di atas.
Oke, kita ulangi lagi: “Cowok? Nulis Curhat di Diary? Siapa Takuuttt…”..
Ayo pada ngaku, khususnya bagi yang cowok-cowok, pernah ngelakuin hal di atas? Berdasarkan survey yang aku lakukan di beberapa kambing cowok sebagai sampelnya, rata-rata mereka menjawab TIDAK PERNAH!! (Kurang kerjaan… Lagi pula, kambing emang bisa nulis??)
Hehehe… Engga ding… Tapi kebanyakan pasti udah tahu dong, jarang banget yang namanya cowok nulis-nulis beginian di sebuah buku.. Paling ada sih yang punya Agenda, tapi paling juga hanya sebatas nulis jadwal-jadwal tertentu aja. Ngga sampai kegiatan sehari-hari + penuh cerita-cerita menarik di dalamnya. Karena kebanyakan beranggapan, yang namanya curhat hanya ada dalam kosakata para cewek. Betulkah begitu?! Kita Tanya Galilleo…
Oke, maaf, sedikit ngelantur… But, bener kan?? Jarang banget deh nemuin cowok yang tiap harinya ngelaporin jadwal kegiatanya dalam sebuah buku… Bahkan pernah nih dalam pengalaman pribadi, hanya dengan membawa Agenda yang biasa aja, langsung jadi bahan tertawaan sekelas. Itu Agenda yang biasa aja en cuma di bawa aja! (Belom tau, gimana koleksi Diary di rumah… Uh, ada yang gambar Barbie, Dora, Hello Kitty, etc… Hwehehehe). Salah satu bukti bahwa kebanyakan para cowok anti ama yang namanya kegiatan yang satu ini…
Padahal banyak lho, manfaat yang bisa kita ambil dalam acara tulis-menulis. Oke, contoh yang biasa aja, bisa menjadikan tulisan lebih indah! Ngga percaya? Pasti ngga asing lagi dong, bahwa kebanyakan tulisan para cowok agak acak kadut…. Oke, bener-bener acak kadut!! Kayak rumah yang terbuat dari anyaman bambu dan belum jadi, kehantam Tsunami… (Kebayang dong bentuknya?? Salah!! Yang bener udah ngga berbentuk lagi… Lha wong emang belum jadi… oke, maaf ngelantur lagi!!). Yah, ngga 100% bener sih… Tapi coba aja lakukan penelitian… Selain factor lain yang mempengaruhi, misalnya cowok dengan tingkat kerajinan agak bagus pasti dalam hal lain juga bagus, termasuk tulisan.. But, mau tau presentasinya? Dikit, buk…. Bukannya sombong lho, karena punya tulisan yang agak bagus. Hwehehehe… Tapi suer deh, dengan sering-sering menulis, kita bisa melatih yang namanya tulisan kita bisa sedikit berbentuk…
Gunanya tulisan bagus?? Anda akan benar-benar mengerti pada saat menulis lamaran pekerjaan jika anda ingin bekerja besok… Tapi sekali lagi, bukan berarti hanya cowok aja lho… Cewek juga banyak tuh yang tulisannya acak kadut, but tetep, presentasinya paling banyak COWOK!!!
Selain itu, ada manfaat lain dalam menulis diary… Kita bisa melaporkan kegiatan kita… Yang lucu, menyentuh, gembira, bahagia, dll… Atau yang punya nasib seperti Raditya Dika…
What?? Belum tau Raditya Dika?? Kebanyakan bertapa di kamar mandi sih lu…
Raditya Dika tuh seorang penulis. Pada masa awalnya dia dikenal orang sih lewat blog juga.. Dia menceritakan pengalaman-pengalaman sehari-harinya. Dia menulis curhatannya di blog. Hingga akhirnya sekarang dibukukan dengan judul Kambingjantan. Bahkan tahun ini juga dibuat filmnya lho yang tentu saja diilhami dari buku tersebut. Bahkan lagi, buku tersebut juga dijadikan komik lho!! What?? Ngga tahu juga?? O-M-G…..
Setelah Kambingjantan dibukukan, dia sempat membuat buku-buku lain yang tentunya juga terinspirasi dari pengalaman-pengalamannya sehari-hari yang diceritakan dengan gaya yang lucu dan bisa mengocok perut. Kalau dibukukan kayak Raditya Dika kan bisa yahuud tuh… Bahkan sekarang banyak bertebaran lho, buku-buku yang menceritakan pengalaman pribadi penulisnya yang ditulis dengan gaya yang lucu… Proses awalnya? Ya tentu aja dari acara tulis-menulis yang namanya Diary… Sekarang ngga bakal komplain kan kalau yang namanya cowok boleh nulis diary juga?
Tuh kan, selain bisa mencurahkan uneg-uneg, bagi yang emang berminat cerita curhatanya di baca orang lain, bisa menghibur orang kalau kejadian yang kita tulis emang lucu… Apalagi kalau sampe dibukukan kayak Raditya Dika, wuih, tambah menguntungkan kan?? Ini bagi yang menulis curhat yang emang di media yang bisa dilihat umum, kayak blog…
But, ngga harus juga yang namanya diary harus dibeberin ke orang lain… Karena yang namanya diary biasanya emang bersifat privacy… Rahasia… Ngga boleh yang namanya di utik-utik sembarangan orang… Karena emang yang namanya nulis diary tuh, karena kebanyakan orang tersebut ingin mencurahkan uneg-uneg, tapi ngga bisa cerita ke orang lain, akhirnya nulis Diary deh… Tau kan maksudnya?? Biasanya orang yang emang sulit bersosialisasi dengan orang, but mempunyai masalah yang berat, tapi ngga bisa membaginya ke orang lain, nulis diary lah jalan keluarnya… Karena apa? Biasanya orang yang memendam suatu masalah sendiri, akan tetap, merasa terbebani… Setidaknya kalau kita cerita, beban tersebut sedikit hilang… Tapi ya tetep juga, kita masih membutuhkan orang lain… Karena cerita ke orang lain bakal bisa mendapatkan hal lebih lainnya… Solusi misalnya… But, tetep, harus kepada orang-orang yang dipercaya yah… Manfaat lainnya tergali kan?? Bisa mengurangi factor-faktor penyebab stress karena menghadapi suatu masalah…
What?? Belum puas juga?? Oke, selain itu, kita bisa melihat ke belakang kehidupan kita. Oke, memang banyak yang bilang, agar kita bisa menjadi orang yang maju, jangan pernah sekalipun menoleh ke belakang… Tapi bukan itu yang dimaksud di sini… Yang dimaksud adalah mungkin lebih ke sifat-sifat en sikap kita dalam menghadapi hidup. (Tsaaahhhh!!). But bener lho, dengan membaca tulisan kita tahun-tahun yang lalu, kita bisa sedikit melakukan instropeksi tentang kesalahan-kesalahan kita di masa lalu… Mau contoh? Misalnya: “Sedih deh, barusan aku di putus si’A’… Alasannya klise, aku katanya terlalu protective ma dia…. Blablablabla….”. Beberapa tahun kemudian kita lihat, akhirnya sadar tentang kesalahan kita… Masih mau di ulangin?? Berarti kebangeten…
Ada syair lagu dari seorang penyayi dangdut Rhoma Irama, bahwa, orang yang baik bukanlah orang yang ngga pernah melakukan kesalahan… But, orang yang baik itu adalah orang yang melakukan kesalahan, lalu memperbaikinya… (Tsaaahhhh!!!). Tapi ini benar-benar ada… Nah caranya, dengan nulis kegiatan-kegiatan kita sehari-hari….
Masih komplain ama cowok yang hobby nulis diary?? Terserah deh… Hwehehehe… Yang pasti udah tau dong manfaat-manfaat yang namanya nulis jurnal or Diary??
Oke, (Perasaan dari tadi kebanyakan bilang oke deh… Kalau di pelajaran B. Indonesia pasti termasuk paragraph yang tidak effendi, eh, efektif…. Hwehehehe… Ngga penting banget kayaknya…) segitu dulu kali yah… Besok-besok kita cari beberapa masalah yang kita anggap tabu, lalu kita kupas sehingga tidak lagi dibicarakan sebagai hal yang tabu… (Acara “Silet” kali, buk….).
See You Next Time… BuBye….
Assalamualaikum…. Wr. Wb.
NB: Ini benar-benar artikel yang aku tulis pribadi. Maybe ada yang ngga setuju, silahkan… But, ini benar-benar aku tulis dari kenyataan sehari-hari dan dari sedikit sumber buku…
Hai semua… Kita sedikit meng-klik sebuah artikel yuuk? Eh, artikel bukan sih namanya? Pokoknya yang membahas tentang sesuatu yang ingin dibahas gitu deh… En yang pastinya berhubungan dengan judul di atas.
Oke, kita ulangi lagi: “Cowok? Nulis Curhat di Diary? Siapa Takuuttt…”..
Ayo pada ngaku, khususnya bagi yang cowok-cowok, pernah ngelakuin hal di atas? Berdasarkan survey yang aku lakukan di beberapa kambing cowok sebagai sampelnya, rata-rata mereka menjawab TIDAK PERNAH!! (Kurang kerjaan… Lagi pula, kambing emang bisa nulis??)
Hehehe… Engga ding… Tapi kebanyakan pasti udah tahu dong, jarang banget yang namanya cowok nulis-nulis beginian di sebuah buku.. Paling ada sih yang punya Agenda, tapi paling juga hanya sebatas nulis jadwal-jadwal tertentu aja. Ngga sampai kegiatan sehari-hari + penuh cerita-cerita menarik di dalamnya. Karena kebanyakan beranggapan, yang namanya curhat hanya ada dalam kosakata para cewek. Betulkah begitu?! Kita Tanya Galilleo…
Oke, maaf, sedikit ngelantur… But, bener kan?? Jarang banget deh nemuin cowok yang tiap harinya ngelaporin jadwal kegiatanya dalam sebuah buku… Bahkan pernah nih dalam pengalaman pribadi, hanya dengan membawa Agenda yang biasa aja, langsung jadi bahan tertawaan sekelas. Itu Agenda yang biasa aja en cuma di bawa aja! (Belom tau, gimana koleksi Diary di rumah… Uh, ada yang gambar Barbie, Dora, Hello Kitty, etc… Hwehehehe). Salah satu bukti bahwa kebanyakan para cowok anti ama yang namanya kegiatan yang satu ini…
Padahal banyak lho, manfaat yang bisa kita ambil dalam acara tulis-menulis. Oke, contoh yang biasa aja, bisa menjadikan tulisan lebih indah! Ngga percaya? Pasti ngga asing lagi dong, bahwa kebanyakan tulisan para cowok agak acak kadut…. Oke, bener-bener acak kadut!! Kayak rumah yang terbuat dari anyaman bambu dan belum jadi, kehantam Tsunami… (Kebayang dong bentuknya?? Salah!! Yang bener udah ngga berbentuk lagi… Lha wong emang belum jadi… oke, maaf ngelantur lagi!!). Yah, ngga 100% bener sih… Tapi coba aja lakukan penelitian… Selain factor lain yang mempengaruhi, misalnya cowok dengan tingkat kerajinan agak bagus pasti dalam hal lain juga bagus, termasuk tulisan.. But, mau tau presentasinya? Dikit, buk…. Bukannya sombong lho, karena punya tulisan yang agak bagus. Hwehehehe… Tapi suer deh, dengan sering-sering menulis, kita bisa melatih yang namanya tulisan kita bisa sedikit berbentuk…
Gunanya tulisan bagus?? Anda akan benar-benar mengerti pada saat menulis lamaran pekerjaan jika anda ingin bekerja besok… Tapi sekali lagi, bukan berarti hanya cowok aja lho… Cewek juga banyak tuh yang tulisannya acak kadut, but tetep, presentasinya paling banyak COWOK!!!
Selain itu, ada manfaat lain dalam menulis diary… Kita bisa melaporkan kegiatan kita… Yang lucu, menyentuh, gembira, bahagia, dll… Atau yang punya nasib seperti Raditya Dika…
What?? Belum tau Raditya Dika?? Kebanyakan bertapa di kamar mandi sih lu…
Raditya Dika tuh seorang penulis. Pada masa awalnya dia dikenal orang sih lewat blog juga.. Dia menceritakan pengalaman-pengalaman sehari-harinya. Dia menulis curhatannya di blog. Hingga akhirnya sekarang dibukukan dengan judul Kambingjantan. Bahkan tahun ini juga dibuat filmnya lho yang tentu saja diilhami dari buku tersebut. Bahkan lagi, buku tersebut juga dijadikan komik lho!! What?? Ngga tahu juga?? O-M-G…..
Setelah Kambingjantan dibukukan, dia sempat membuat buku-buku lain yang tentunya juga terinspirasi dari pengalaman-pengalamannya sehari-hari yang diceritakan dengan gaya yang lucu dan bisa mengocok perut. Kalau dibukukan kayak Raditya Dika kan bisa yahuud tuh… Bahkan sekarang banyak bertebaran lho, buku-buku yang menceritakan pengalaman pribadi penulisnya yang ditulis dengan gaya yang lucu… Proses awalnya? Ya tentu aja dari acara tulis-menulis yang namanya Diary… Sekarang ngga bakal komplain kan kalau yang namanya cowok boleh nulis diary juga?
Tuh kan, selain bisa mencurahkan uneg-uneg, bagi yang emang berminat cerita curhatanya di baca orang lain, bisa menghibur orang kalau kejadian yang kita tulis emang lucu… Apalagi kalau sampe dibukukan kayak Raditya Dika, wuih, tambah menguntungkan kan?? Ini bagi yang menulis curhat yang emang di media yang bisa dilihat umum, kayak blog…
But, ngga harus juga yang namanya diary harus dibeberin ke orang lain… Karena yang namanya diary biasanya emang bersifat privacy… Rahasia… Ngga boleh yang namanya di utik-utik sembarangan orang… Karena emang yang namanya nulis diary tuh, karena kebanyakan orang tersebut ingin mencurahkan uneg-uneg, tapi ngga bisa cerita ke orang lain, akhirnya nulis Diary deh… Tau kan maksudnya?? Biasanya orang yang emang sulit bersosialisasi dengan orang, but mempunyai masalah yang berat, tapi ngga bisa membaginya ke orang lain, nulis diary lah jalan keluarnya… Karena apa? Biasanya orang yang memendam suatu masalah sendiri, akan tetap, merasa terbebani… Setidaknya kalau kita cerita, beban tersebut sedikit hilang… Tapi ya tetep juga, kita masih membutuhkan orang lain… Karena cerita ke orang lain bakal bisa mendapatkan hal lebih lainnya… Solusi misalnya… But, tetep, harus kepada orang-orang yang dipercaya yah… Manfaat lainnya tergali kan?? Bisa mengurangi factor-faktor penyebab stress karena menghadapi suatu masalah…
What?? Belum puas juga?? Oke, selain itu, kita bisa melihat ke belakang kehidupan kita. Oke, memang banyak yang bilang, agar kita bisa menjadi orang yang maju, jangan pernah sekalipun menoleh ke belakang… Tapi bukan itu yang dimaksud di sini… Yang dimaksud adalah mungkin lebih ke sifat-sifat en sikap kita dalam menghadapi hidup. (Tsaaahhhh!!). But bener lho, dengan membaca tulisan kita tahun-tahun yang lalu, kita bisa sedikit melakukan instropeksi tentang kesalahan-kesalahan kita di masa lalu… Mau contoh? Misalnya: “Sedih deh, barusan aku di putus si’A’… Alasannya klise, aku katanya terlalu protective ma dia…. Blablablabla….”. Beberapa tahun kemudian kita lihat, akhirnya sadar tentang kesalahan kita… Masih mau di ulangin?? Berarti kebangeten…
Ada syair lagu dari seorang penyayi dangdut Rhoma Irama, bahwa, orang yang baik bukanlah orang yang ngga pernah melakukan kesalahan… But, orang yang baik itu adalah orang yang melakukan kesalahan, lalu memperbaikinya… (Tsaaahhhh!!!). Tapi ini benar-benar ada… Nah caranya, dengan nulis kegiatan-kegiatan kita sehari-hari….
Masih komplain ama cowok yang hobby nulis diary?? Terserah deh… Hwehehehe… Yang pasti udah tau dong manfaat-manfaat yang namanya nulis jurnal or Diary??
Oke, (Perasaan dari tadi kebanyakan bilang oke deh… Kalau di pelajaran B. Indonesia pasti termasuk paragraph yang tidak effendi, eh, efektif…. Hwehehehe… Ngga penting banget kayaknya…) segitu dulu kali yah… Besok-besok kita cari beberapa masalah yang kita anggap tabu, lalu kita kupas sehingga tidak lagi dibicarakan sebagai hal yang tabu… (Acara “Silet” kali, buk….).
See You Next Time… BuBye….
Assalamualaikum…. Wr. Wb.
NB: Ini benar-benar artikel yang aku tulis pribadi. Maybe ada yang ngga setuju, silahkan… But, ini benar-benar aku tulis dari kenyataan sehari-hari dan dari sedikit sumber buku…
Kamis, 07 Mei 2009
HAI...HAI.....HAI....
Assalamualaikum Wr. Wb.
Dear diary…(Gubraks!!!). Hwehehehehe… G ding… Just Kiddong… Huah, lelah juga yah menjalani ujian praktik itu. Walau kesannya biasa aja, tapi cukup membuat pikiran sedikit terbebani. Sekarang??? PUAS……
Yang termudah?? Apa yah??? TIK kali yah? Apalagi yang Microsoft word. Hwehehehe. Handalan… (Ya iyalah… Sapa juga yang ngga bisa ngetik di Mic. Word??).
Terus Mic. Exel: Ah, masih gampang… (Nabok kepala temen, kemudian cengengesan…). Cara ngegabungin sel menjadi satu gimana sih?? (Dibales ditabok. Lalu, Blablablablablabla…..)
Mic. Power Point: Senyum ah… Tapi dikit aja… Lumayan bisa… BTW, bikin gambar kotak biar warnanya 2 gimana sih?? Ah, gini toh.. Gampang…
Corel: (Mulai menunjukkan gejala depresi tingkat 5) Gimana nih?? Gimana nih?? Apa yang harus aku lakukan???(Jgagagagag… Itukan lirik lagu…)
Huah…. Sekarang lega… Trus nyanyi… Wuih, lebih gampang… Satu bait penuh cengkok dan penghayatan, langsung 8,05… Yah, lumayan… Itu baru secuil kemampuanku yang kukeluarkan lho… (Lebai!!! Padahal udah ngeden!)
Trus apa lagi yah?? Banyak yang sukses, but banyak juga yang hancur kok… Jadi yang merasa hancur, tenang saja, aku selalu menyertai kalian… Hwehehehe…
Banyak hari libur nih paling ngga.. Yah, walau kebanyakkan ngambil libur ndiri… Hwehe… Lha gimana, pengumuman satu bulan lagi, but semua kayaknya udah beres… Paling tinggal nunggu perpisum, jalan santai, dll. Trus yang bermiunggu-minggu buat apa yah?? Kalau anak rajin, pasti membantu orang tua. Lha aku?? Anak rajin dalam fikiranku Cuma satu kerjaannya: TIDUR!!! Abis mo Bantu apa? Masak aer aja kadang membutuhkan waktu berjam-jam gara-gara ngga bisa nyalain kompor. What??? G ding… Cuma merendah kok…
Ah iya, kenapa ngga mosting aneka masakan aja yah?? Buku, udah. Buah, beres. Film, rampung. Makanan khas, yahuud… Aha!! Resep masakan!!! Yang mudah en bisa dicoba aja yah? Tunggu aja deh… Soalnya aku mau membuat blog ini benar-benar hidup… Biar deh walau ngga ada yang mampir. But secara keseluruhan, aku sendiri seneng kok ngeblok. Ngga kayak lainnya yang kayaknya postingannya dari bulan ke bulan Cuma satu thok!!
Sekarang aku tau, walau ngga bisa memilih template yang bagus, trus membuat nama yang norak, tetapi aku masih memiliki kelebihan lain! Menulis dan mencurahkannya di blog ini. Lumayan juga sih… Menghilangkan unek-unek dengan cara seperti ini… Lebih nyantai dan ternyata, bener-bener asyik….
See You Next Time…
Assalamualaikum Wr. Wb.
Dear diary…(Gubraks!!!). Hwehehehehe… G ding… Just Kiddong… Huah, lelah juga yah menjalani ujian praktik itu. Walau kesannya biasa aja, tapi cukup membuat pikiran sedikit terbebani. Sekarang??? PUAS……
Yang termudah?? Apa yah??? TIK kali yah? Apalagi yang Microsoft word. Hwehehehe. Handalan… (Ya iyalah… Sapa juga yang ngga bisa ngetik di Mic. Word??).
Terus Mic. Exel: Ah, masih gampang… (Nabok kepala temen, kemudian cengengesan…). Cara ngegabungin sel menjadi satu gimana sih?? (Dibales ditabok. Lalu, Blablablablablabla…..)
Mic. Power Point: Senyum ah… Tapi dikit aja… Lumayan bisa… BTW, bikin gambar kotak biar warnanya 2 gimana sih?? Ah, gini toh.. Gampang…
Corel: (Mulai menunjukkan gejala depresi tingkat 5) Gimana nih?? Gimana nih?? Apa yang harus aku lakukan???(Jgagagagag… Itukan lirik lagu…)
Huah…. Sekarang lega… Trus nyanyi… Wuih, lebih gampang… Satu bait penuh cengkok dan penghayatan, langsung 8,05… Yah, lumayan… Itu baru secuil kemampuanku yang kukeluarkan lho… (Lebai!!! Padahal udah ngeden!)
Trus apa lagi yah?? Banyak yang sukses, but banyak juga yang hancur kok… Jadi yang merasa hancur, tenang saja, aku selalu menyertai kalian… Hwehehehe…
Banyak hari libur nih paling ngga.. Yah, walau kebanyakkan ngambil libur ndiri… Hwehe… Lha gimana, pengumuman satu bulan lagi, but semua kayaknya udah beres… Paling tinggal nunggu perpisum, jalan santai, dll. Trus yang bermiunggu-minggu buat apa yah?? Kalau anak rajin, pasti membantu orang tua. Lha aku?? Anak rajin dalam fikiranku Cuma satu kerjaannya: TIDUR!!! Abis mo Bantu apa? Masak aer aja kadang membutuhkan waktu berjam-jam gara-gara ngga bisa nyalain kompor. What??? G ding… Cuma merendah kok…
Ah iya, kenapa ngga mosting aneka masakan aja yah?? Buku, udah. Buah, beres. Film, rampung. Makanan khas, yahuud… Aha!! Resep masakan!!! Yang mudah en bisa dicoba aja yah? Tunggu aja deh… Soalnya aku mau membuat blog ini benar-benar hidup… Biar deh walau ngga ada yang mampir. But secara keseluruhan, aku sendiri seneng kok ngeblok. Ngga kayak lainnya yang kayaknya postingannya dari bulan ke bulan Cuma satu thok!!
Sekarang aku tau, walau ngga bisa memilih template yang bagus, trus membuat nama yang norak, tetapi aku masih memiliki kelebihan lain! Menulis dan mencurahkannya di blog ini. Lumayan juga sih… Menghilangkan unek-unek dengan cara seperti ini… Lebih nyantai dan ternyata, bener-bener asyik….
See You Next Time…
Assalamualaikum Wr. Wb.
Langganan:
Postingan (Atom)
